Berdiri melalui keputusan Kongres I pada 4-6 November 2005 di Balige, Paryasop hadir sebagai jembatan bagi seluruh alumni Yayasan Soposurung yang tersebar di dalam maupun luar negeri. Lebih dari sekadar organisasi, ini adalah ekosistem kolaborasi untuk menyatukan potensi dan memperkuat persaudaraan. Kami berkomitmen menciptakan komunitas yang inklusif, tempat di mana setiap alumni dapat saling mendukung dan bertumbuh bersama
Kita hadir bukan hanya untuk mengenang masa lalu, tapi untuk menuliskan masa depan
Perjalanan ini dimulai di Soposurung pada 1992. Selama belasan tahun, ratusan alumni tersebar membawa identitas yang sama namun bergerak sendiri-sendiri. Tahun 2005 menjadi titik balik historis ketika Paryasop resmi didirikan sebagai jembatan bagi seluruh generasi.
Kami percaya bahwa jejaring alumni bukan sekadar tempat bernostalgia, melainkan sistem operasi untuk menciptakan dampak nyata. Kami menantang setiap alumni untuk tidak hanya mengajarkan sejarah, tetapi aktif membuatnya. Paryasop adalah bukti bahwa persaudaraan yang dimulai di asrama adalah kekuatan dinamis yang terus tumbuh mengikuti perkembangan dunia.
Lima Pilar yang diajarkan oleh founding father Bapak T.B. Silalahi di Asrama YASOP tidak berhenti saat kita lulus—nilai-nilai ini kita bawa sebagai alumni di manapun berada.
Sebagai PARYASOP, kita mewujudkan ikrar kesetiaan kepada keluarga, almamater, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Nilai kesetiaan yang ditanamkan di asrama tetap kita pegang: setia kepada almamater dan bangsa dalam setiap langkah kita di masyarakat.
Alumni membawa etos pejuang, kesalehan, dan jiwa ksatria dalam setiap peran—di dunia kerja, di komunitunitas, dan dalam relasi sesama alumni. Kita menjaga kehormatan dan kemuliaan almamater serta diri kita dengan sopan santun dan integritas.

Di komunitas alumni, kita saling menghargai seperti saudara: tidak melupakan dan tidak meninggalkan sesama alumni dalam situasi apapun. Solidaritas, kesetaraan, dan jiwa nasionalis sesuai ikrar Sumpah Pemuda menjadi pengikat persaudaraan alumni PARYASOP.
PARYASOP berjiwa juang dan pantang menyerah sebelum tujuan atau cita-cita tercapai—dengan prinsip "dakilah semua bukit", tetap rendah hati. Nilai ini kita bawa ke karir, keluarga, dan kontribusi bagi masyarakat.
Alumni didorong untuk berdaya saing tinggi dengan filosofi berpikir global, bertindak lokal (think globally, act locally). Sebagai alumni, kita terus unggul di berbagai bidang sambil memberi dampak bagi Bonapasogit dan Indonesia.
WACANA
Halo teman-teman alumni,
Paryasop ini kita bangun sebagai rumah bersama. Tempat kita tetap terhubung, saling dukung, dan sama-sama bertumbuh, walaupun kita sudah menjalani jalan hidup masing-masing.
Buat saya, pendidikan itu bukan berhenti waktu kita lulus. Justru setelah itu, kita terus belajar dari pengalaman, dari tantangan, dan dari orang-orang di sekitar kita. Di situlah peran komunitas ini jadi penting. Paryasop hadir supaya kita bisa tetap saling berbagi, saling menguatkan, dan kalau bisa, saling membuka peluang. Entah itu lewat diskusi, kolaborasi, atau sekadar saling menyapa dan mengingat asal kita.
Kita datang dari latar belakang yang berbeda-beda sekarang. Ada yang di dunia usaha, profesional, pemerintahan, dan banyak bidang lainnya. Tapi justru di situ kekuatan kita, kita bisa saling melengkapi. Saya juga ingin menekankan satu hal penting. Kita semua punya tanggung jawab untuk menjadikan Paryasop ini benar-benar sebagai rumah. Tempat kita bisa mengadu, tempat kita pasti mendapat bantuan.
Baik itu teman kita yang masih mahasiswa dan butuh biaya, yang sedang kesulitan pekerjaan, yang sedang sakit, mengalami duka, atau yang ingin berkembang dalam karir dan usaha — seharusnya Paryasop hadir di situ.
Jangan sampai kita hanya datang ketika sudah berhasil, tapi justru menjauh saat sedang sulit. Justru di masa sulit itulah kita butuh komunitas, dan di situlah Paryasop harus hadir.
Karena dari kesolidan itulah, kita bisa menjadi kuat. Dan bukan hanya kuat, tapi juga menjadi komunitas yang disegani.
Hari ini, kita juga meluncurkan website Paryasop.org beserta fitur networking di dalamnya. Harapannya, ini bisa menjadi alat bantu bagi kita semua untuk semakin terhubung, saling mengenal, dan saling mendukung dalam berbagai kebutuhan.
Harapannya, Paryasop bukan cuma jadi tempat nostalgia, tapi juga jadi ruang yang hidup. Ruang untuk bertumbuh, berkontribusi, dan memberi dampak, baik untuk sesama alumni maupun untuk masyarakat yang lebih luas.
Mari kita manfaatkan platform ini dan bersama-sama membangun komunitas yang kita banggakan.
Salam Hangat,
Eko Pardede
Ketua Umum Paryasop

Eko Pardede
Ketua Umum

Mekar JP Sinurat, S.H.
Sekretaris Jenderal

Maruli Tua Sihombing
Wakil Sekretaris Jenderal

Doris Evalina Purba
Bendahara Umum

Gratia Silvi Triana Lumbantoruan
Wakil Bendahara Umum

Mader Hasugian
Wakil Ketua - Korwil Sumatera Bagian Utara

Beigjan Tampubolon
Wakil Ketua - Korwil Jawa-Bali I

Andri Hutapea
Wakil Ketua - Korwil Jawa-Bali II

Sutami Sitorus
Wakil Ketua - Korwil Kalimantan

Honris Lumban Gaol
Wakil Ketua - Korwil Sulawesi

Agus Napitu
Wakil Ketua - Korwil Indonesia Timur

Yossie Sujatmika Simaremare
Wakil Ketua - Korwil Diaspora

Christina Dolarosa Lumbantoruan
Bidang Pendidikan

Niko S Simamora
Bidang Pendidikan

Rahmat J Sinaga
Bidang Pendidikan

Rica Martyna Pasaribu
Bidang Pendidikan

Fatwa Manullang
Bidang Pendidikan

Hotmaida Simanullang
Bidang Kesehatan

Flora Panjaitan
Bidang Kesehatan

Haposan Pardosi
Bidang Kesehatan

Jonas Sihombing
Bidang Kesehatan

Almo Tarigan
Bidang Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat

Anggiat Silalahi
Bidang Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat

Andy Tarigan
Bidang Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat

Gunawan Panjaitan
Bidang Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat

Jansen Vernando Sitohang
Bidang Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat

Sandoro Purba
Bidang Hukum

Roy Tinambunan
Bidang Infrastruktur Dan Konstruksi

Rahel Sibatuara
Bidang Komunikasi dan Public Affair