Berita5 Mei 2026

​Perluas Jejaring Global, Alumni Yasop di Australia Gelar Pertemuan Strategis Bersama Ketua Dewan Pembina Yayasan TB Soposurung

Membangun peluang melalui jejaring

​Perluas Jejaring Global, Alumni Yasop di Australia Gelar Pertemuan Strategis Bersama Ketua Dewan Pembina Yayasan TB Soposurung

​SYDNEY, AUSTRALIA – Badan Pengurus Harian (BPH) Paryasop mengapresiasi terlaksananya pertemuan jejaring (networking) antara alumni Yayasan Tunas Bangsa (Yasop) yang tengah menempuh studi di Australia dengan Bapak Luthfi Mangaratua Krida Silalahi, Ketua Dewan Pembina Yayasan TB Soposurung sekaligus perwakilan dari Artha Graha Network, pada 26 April kemarin.

​Membangun Peluang Melalui Jejaring

​Pertemuan yang berlangsung hangat dan dinamis ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa Indonesia di Australia, khususnya para alumni Yasop, untuk memperluas wawasan mengenai peran strategis sektor industri dalam pembangunan nasional.

​Israel Sinurat, salah satu alumni Yasop di Sydney, menyatakan bahwa diskusi tersebut memberikan perspektif baru bagi para mahasiswa.

​"Kami diingatkan bahwa tanggung jawab mahasiswa di luar negeri bukan sekadar belajar, melainkan menjadi agen perubahan bagi tanah air. Pak Luthfi berpesan agar kami membangun networking seluas-luasnya, karena melalui jejaring itulah kita dapat memperbesar peluang atau 'LUCKY'," ujar Israel.

​Dalam kesempatan tersebut, Bapak Luthfi Krida Silalahi juga menyampaikan rasa bangganya terhadap dua alumni Yasop, Israel Sinurat dan Juanda Sinambela, yang berhasil mengharumkan nama almamater dengan menembus pendidikan tinggi di Sydney.

​Visi Global dan Sinergi Antar-Institusi

​Pertemuan ini bermula secara organik saat Bapak Luthfi menghadiri sebuah perhelatan teknologi yang melibatkan mahasiswa IT Del yang tengah mengembangkan platform pencarian beasiswa luar negeri. Menariknya, mahasiswa IT Del tersebut ternyata bersahabat baik dengan para alumni Yasop yang berada di Australia, yang kemudian menjadi jembatan bagi terjadinya pertemuan networking ini.

​Hal ini membuktikan betapa kuatnya ikatan kekeluargaan dan jejaring yang terjalin antar institusi. Bapak Luthfi menekankan pentingnya inklusivitas dalam bergaul di kancah internasional.

​"Harapannya, anak-anak yang berangkat langsung dari kampung di tepian Danau Toba, Soposurung, harus mampu bersaing di dunia global. Bersahabatlah dengan berbagai kalangan, jangan hanya membatasi diri pada lingkaran sesama orang Indonesia saja," tegas Luthfi Krida Silalahi.

​Digitalisasi Jejaring melalui Paryasop.org

​Menanggapi semangat kolaborasi tersebut, BPH Paryasop melalui Eko Pardede menjelaskan bahwa organisasi telah menyiapkan infrastruktur digital untuk mendukung visi tersebut melalui platform paryasop.org. Platform ini dirilis untuk mempercepat pemetaan potensi alumni di seluruh dunia, memungkinkan anggota mengetahui siapa saja rekan alumni di suatu daerah dan bidang pekerjaan mereka.

​Fitur Utama Platform Paryasop.org:

​Pemetaan Wilayah: Mengetahui persebaran alumni di daerah atau negara tertentu.

​Klasifikasi Profesional: Mengidentifikasi latar belakang pekerjaan dan keahlian alumni.

​Integrasi Kontak: Memudahkan permohonan akses komunikasi antar-alumni melalui aplikasi.

​"Kami mengimbau seluruh alumni untuk segera melakukan registrasi. Untuk menjaga integritas dan validitas data, setiap koordinator angkatan akan memverifikasi pendaftar guna memastikan bahwa mereka benar-benar anggota dari angkatan yang bersangkutan," ungkap Eko Pardede.

​Melalui sinergi antara bimbingan para senior, persahabatan lintas institusi, dan dukungan sistem digital, Paryasop berkomitmen untuk menjadikan jejaring alumni sebagai kekuatan nyata bagi kemajuan almamater dan bangsa Indonesia.

Berita Lainnya